3a Punya segudang cerita

TeNtangQ, teNtang qt, tentaNg smua….

Thursday, February 28, 2008

Antara perokok pasif dan aktif..

Hampir setiap iklan rokok, mencantumkan tulisan : “merokok dapat menyebabkan kanker, impotensi, gangguan kehamilan dan janin”. Seandainya disuruh milih, qt bakal pilih yg mana?

  • pilih ngerokok atow enggak ?
  • pilih kena gangguan kanker? impotensi? gangguan kehamilan dan janin?

Sebagian besar kaum hawa memilih untuk tidak merokok, tapi sayangnya kebanyakan dari mereka menjadi perokok pasif. Artinya, tidak merokok tetapi harus ikut merasakan akibat buruk dari rokok. Para perokok pasif ini tidak punya pilihan, selain harus ikut menghirup asap rokok yang dinikmati para perokok.

Kalau seseorang merokok, itu berarti dia hanya mengisap asap rokok sekitar 15%d saja, sadangkan yang 85 % lainnya dilepaskan untuk dihisap para perokok pasif.

Menurut Tjandra Yoga Aditama seperti ditulis pada buletin Rokok & Masalahnya, “Asap rokok mengandung sekitar 4.000 bahan kimia, 43 di antaranya jelas-jelas bersifat karsinogen. Pengaruh asap rokok pada perokok pasif itu tiga kali lebih buruk daripada debu batu bara. Ada beberapa penyakit yang bisa timbul �hanya� karena mereka menjadi perokok pasif. Misalnya infeksi paru dan telinga, gangguan pertumbuhan paru, atau bahkan dapat menyebabkan kanker paru.”

Tjandra menambahkan, “Kemungkinan terjadinya kanker paru pada perempuan yang suaminya perokok sekitar 20 sampai 30 persen lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang pasangannya tidak merokok.”

Untuk para perokok sendiri, selain merokok dapat menyebabkan kanker, impotensi, gangguan kehamilan dan janin, banyak kaum hawa yang tidak menyukai kaum adam yang merokok, selain bau asap rokok, yang terpenting adalah kualitas sperma si perokok juga diragukan. Dengan merokok, akan menambah kontribusi makin susah punya anak.

Disamping itu, untuk perokok wanita, efek samping rokok sangat signifikan yaitu : merokok dapat menyebabkan munculnya kerutan pada wajah, kanker mulut rahim dan bibir vagina, tumbuhnya bulu-bulu di wajah karena gangguan pembentukan hormon dalam tubuh wanita tersebut, osteoporosis, komplikasi pada kehamilan dan proses melahirkan, gangguan menstruasi dll

Oleh karena itu, jika memang para perokok sayang pada pasangan atow orang lain yang ada disekitarnya, lebih baik TIDAK MEROKOK terutama pada saat sedang berada bersama orang lain.

posted by Tria at 08:47  

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Powered by WordPress